TIDAK PERLU KATA-KATA, KAMARESA LAKUKAN AKSI NYATA PELESTARIAN LINGKUNGAN

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Angkat tema ekologi pada dies natalis yang ke-29 KAMARESA buktikan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu rangkaian acaranya, yaitu tanam 700 bibit mangrove di Jembatan Merah. Acara berlangsung pada (30/12) sebagai penutup tahun 2023 yang penuh kegiatan positif. 
Menghadirkan pendamping dari Cabang Dinas Kehutanan (CDK) sebagai educator pada sesi diskusi. Uniknya, tanam mangrove kali ini dilaksanakan dengan ditambah sesi diskusi guna menguatkan edukasi teman-teman kamaresa dan tamu undangan yang hadir. Antusias peserta sangat terlihat dengan sejumlah pertanyaan yang ditujukan pada edukator dan kelompok tani sido dadi maju Desa Pasar Banggi. Tak hanya itu, peserta rela terkena tiram hingga lecet dan berdarah.
Matinya mangrove itu karena dia tidak terkena pasang surut air laut. Uniknya itu disitu, jadi kalo sama sekali ga kena mangrove akan mati. Oh ya, kulit kayu mangrove itu bisa digunakan untuk pewarna batik.” Tutur Miske Sri Ariyani selaku educator pada sesi diskusi.
Terimakasih kepada KAMARESA yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Saya anggap hebat karna memang tanam mangrove adalah medan yang sangat ekstrim sehingga perlu tekad yang kuat juga. Teruslah dilanjut kegiatan positif ini!” Ucap ketua kelompok tani sido dadi maju, Purwanto.
Pada akhir kegiatan tanam mangrove panitia sempat kekurangan P3K karna beberapa peserta yang kakinya terluka. Hal ini, seperti yang disebutkan pengelola medan yang digunakan sangat ekstrim sehingga diperlukan kaos kaki atau sepatu boot.
Oleh: Naili Muna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wasit Asosiasi Futsal Kabupaten Rembang Disorot, Final Kamaresa Futsal Cup Diwarnai Protes

Pembuka Semarak Dies Natalis ke-31: Kamaresa Futsal Cup Vol. 2

KAMARESA Gelar Meet Up Sapa Maba Batch 2: Pererat Silaturahmi dan Kenalkan Lingkungan Kampus