Cinderella Complex
Oleh : Siti Rahayu
Halo gen Z, terutama kalian para cewe, pernah ga sii kalian merasa sangat tergantung dengan pasangan kalian? Jangan-jangan kalian mengidap sindrom Cinderella Complex? Nah apa sih Cinderella Complex itu? Yuk simak penjelasannya!!!
Cinderella Complex merupakan suatu keadaan dimana seorang Wanita takut menjadi mandiri dan selalu menggantungkan dirinya kepada orang lain saat dalam kesulitan maupun dalam setiap hal.. meski begitu, cinderella complex ini bukan termasuk jenis gangguan mental.
Istilah Cinderella Complex ini awalnya dikemukakan oleh Colette Dowling dalam bukunya The Cinderella Complex: Women’s Hidden Fear of Independence. Menurut beliau, sindrom Cinderella Complex ini adalah suatu kondisi dimana seorang perempuan sangat mengandalkan dan menggantungkan dirinya, terutama kepada seorang laki-laki. Ketergantungan tersebut sangat lekat dan kuat hingga seorang perempuan tidak lagi berkeinginan untuk mengembangkan diri atau mandiri serta cenderung mengikuti segala hal yang disampaikan oleh laki-laki atau orang orang yang ia andalkan itu. Dalam kasus Cinderella Complex, Wanita merasa khawatir dan tidak mampu untuk mengurus diirnya sendiri, merasa lemah saat mengambil keputusan dan melakukan tanggung jawab sehingga ia menggantungkan segala hal dalam hidupnya kepada seorang laki-lakii. Ketergantungan ini bersifat tidak wajar dan berlebihan.
Terdapat beberapa ciri Cinderella Complex yang perlu kalian tahu, jika ciri ini terjadi dalam diri kalian, waspada yaa glads!
1. Wanita akan bergantung kepada laki-laki saat memilih atau mengambil keputusan dalam hidup atau takut hidup sendiri.
2. Wanita sering merasa cemasa atau takut jika pasangannya meninggalkan dia.
3. Tidak memliki keyakinan terhadap diri sendiri dalam hidup
4. Tidak mampu hidup secara mandiri
5. Bersikap lemah seakan tidak mampu melakukan pekerjaan sendiri
6. Hanya menyukai peran atau pekerjaan yang mudah dalam rumah tangga
7. Selalu berkeinginan memiliki hubungan yang romantis
8. Tidak berkeinginan untuk meninggalkan zona nyamannya
9. Selalu ingin diperhatikan dan dipedulikan terhadap pasangannya
10. Merasa rendah ketika pasangannya menolaknya atau berperilaku berbeda kepadanya, bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun
11. Menunjukkan perubahan kondisi perasaan naik turun sesukanya
12. Sering menunjukkan kelemahannya agar orang lain merasa ia patut untuk dibantu
13. Menyenangkan orang lain tanpa memikirkan kepentingan atau kebutuhannya sendiri atau people pleaser
Komentar
Posting Komentar